Scroll untuk membaca artikel sob
Pasang Iklan
PilkadaPolitik

Diduga Kumpulkan KTP, Lima Warga Kota Gorontalo Diamankan Panwascam Atinggola

×

Diduga Kumpulkan KTP, Lima Warga Kota Gorontalo Diamankan Panwascam Atinggola

Sebarkan artikel ini
Diduga Kumpulkan KTP, Lima Warga Kota Gorontalo Diamankan Panwascam Atinggola. (Foto: Gotimes)
Diduga Kumpulkan KTP, Lima Warga Kota Gorontalo Diamankan Panwascam Atinggola. (Foto: Gotimes)

Gotimes.id, — Lima warga dari luar Kabupaten diamankan di Sekretariat Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Atinggola, Kamis (17-4) malam.

Mereka diamankan karena diduga terlibat dalam aktivitas di salah satu rumah warga di Desa Pinontoyonga, Kecamatan Atinggola.

Kelima warga tersebut adalah Fitri Karnain (59), Mirnon Tudunengo (52), dan Ayis Lakoro (52) — ketiganya berasal dari Kota Gorontalo, serta Arman Lamola (51) dari Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, dan Imbran Labajo (52) dari Desa Umialo, Kota Tengah.

Baca Juga  Gugatan PHPU Ridwan Yasin-Muksin Badar Ditarik Kembali

Menurut pelapor, Hut Halada, pihaknya menerima informasi adanya aktivitas mencurigakan di sebuah rumah milik warga bernama Saleh. Sekitar pukul 23.30 WITA, tim mendatangi lokasi dan menemukan lima orang tersebut sedang berada di dalam rumah.

Baca Juga  KPU Gorut Tetapkan Rekapitulasi Hasil Suara PSU Pilkada 2024

“Saat ditanya, alasan mereka berubah-ubah. Awalnya silaturahmi, lalu mengaku ada urusan dengan kepala desa. Belakangan mengaku dari pihak Revan dan dari salah satu paslon,” ujar Hut.

Guna menghindari amukan massa, kelima warga itu kemudian diamankan terlebih dahulu ke Polsek Atinggola, lalu dibawa ke Sekretariat Panwascam setempat untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Baca Juga  KPU Gorontalo Utara Gelar Pemeriksaan Kesehatan Calon Bupati Pengganti

Ketua , Fadli Van Gobel, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Identitas para terlapor sudah kami catat dan pemeriksaan awal telah dilakukan terkait maksud kedatangan mereka ke Atinggola,” jelas Fadli.

**Cek berita dan artikel terbaru kami dengan mengikuti saluran WhatsApp di :