Ia menegaskan, kritik terhadap perjalanan dinas tidak seharusnya berhenti pada puskesmas saja. Jika benar terdapat unit lain di lingkungan Dinas Kesehatan dengan anggaran perjalanan dinas jauh lebih besar, maka informasi tersebut justru harus dibuka ke publik.
“Kalau bicara efisiensi, semua unit harus diperlakukan sama. Jangan hanya puskesmas yang disorot, sementara unit lain dengan anggaran besar dibiarkan tanpa penjelasan,” kata Agus.
AMMPD Gorontalo Utara mendesak Kepala Dinas Kesehatan untuk segera memberikan klarifikasi resmi dan menyeluruh, termasuk menyebutkan unit yang dimaksud, tahun anggaran, serta tujuan perjalanan dinas yang disebut mencapai miliaran rupiah. Transparansi, menurut Agus, merupakan cara paling efektif untuk menghentikan kegaduhan dan menjaga kepercayaan publik.
Hingga berita ini diturunkan, Dinas Kesehatan Gorontalo Utara belum memberikan keterangan resmi terkait unit kerja yang dimaksud maupun rincian anggaran perjalanan dinas yang disinggung sebelumnya.














