Lebih lanjut, Bupati Thariq menegaskan bahwa seluruh 110 kegiatan tersebut harus terjadwal dengan jelas dan konsisten, baik dari sisi waktu maupun lokasi pelayanan, agar masyarakat dapat menyesuaikan kehadiran dan memilih layanan yang dibutuhkan.
“Petugas harus tetap berada di lokasi sesuai jadwal. Ada atau tidak ada masyarakat yang datang, pelayanan tetap harus berjalan,” tegasnya.
Sebagai bagian dari evaluasi, Pemkab Gorontalo Utara juga akan menyiapkan kuesioner tingkat kepuasan masyarakat untuk menilai kualitas pelayanan yang diberikan oleh masing-masing OPD selama pelaksanaan Motabi Kambungu Akbar.
Bupati Thariq berharap, pelaksanaan 110 kegiatan oleh 32 OPD ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Monano dan menjadi model pelayanan terpadu yang efektif di Gorontalo Utara.
“Motabi Kambungu ini harus berdampak langsung bagi masyarakat. Karena itu seluruh OPD saya minta mempersiapkan kegiatan ini secara maksimal,” pungkasnya.














