GoTimes.id, Gorontalo Utara – Pernyataan Kepala Dinas Kesehatan Gorontalo Utara yang menyinggung adanya unit lain dengan anggaran perjalanan dinas hingga miliaran rupiah menuai kritik dari kalangan masyarakat sipil. Aktivis Aliansi Mahasiswa, Masyarakat, dan Pemuda Daerah (AMMPD) Gorontalo Utara, Agus Lamatenggo, meminta agar pernyataan tersebut tidak dibiarkan menggantung dan menjadi bola liar di ruang publik.
“Kalau memang ada unit lain yang perjalanan dinasnya sampai miliaran, sebutkan secara terbuka. Jangan setengah-setengah,” kata Agus Lamatenggo, menanggapi pernyataan Kepala Dinas Kesehatan Gorontalo Utara, dr. Sri Fentily N. Sagaf. Minggu (25-1).
Menurut Agus, pernyataan yang disampaikan oleh seorang kepala dinas tidak bisa dipandang sebagai opini pribadi. Sebab, pernyataan itu disampaikan oleh pejabat publik yang memiliki kewenangan dan akses terhadap pengelolaan anggaran daerah.
“Beliau itu kepala dinas. Ketika sudah bicara di ruang publik, apalagi menyangkut angka miliaran rupiah, maka wajib dijelaskan secara tuntas. Tidak boleh melempar isu lalu meminta agar tidak diberitakan,” ujarnya.
Agus menilai, pernyataan yang tidak disertai kejelasan justru berpotensi menimbulkan spekulasi dan kecurigaan publik, serta mengaburkan persoalan utama terkait akuntabilitas belanja perjalanan dinas di tengah kebijakan efisiensi anggaran.














