Scroll untuk membaca artikel sob
Pasang Iklan
DaerahKabupaten Gorontalo Utara

Dugaan Politisasi Makan Gratis, Bawaslu Diminta Bertindak

×

Dugaan Politisasi Makan Gratis, Bawaslu Diminta Bertindak

Sebarkan artikel ini
Dugaan Politisasi Makan Gratis, Bawaslu Diminta Bertindak. (Foto: Gotimes.id)
Dugaan Politisasi Makan Gratis, Bawaslu Diminta Bertindak. (Foto: Gotimes.id)

Gotimes.id, – Program pembagian makan bergizi gratis yang diduga dilaksanakan oleh Yayasan Rumah Nurul Ilmi di Kecamatan Kwandang, Kabupaten , menuai sorotan. Program ini diduga bermuatan politis karena bertepatan dengan tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) .

Baca Juga  Kapolres Pohuwato Ditunjuk sebagai Khatib Salat Idul Adha 1446 H di Masjid Agung Baiturrahim

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekhawatirannya terhadap dugaan politisasi dalam program ini. Menurutnya, bantuan makanan bergizi yang diberikan kepada anak-anak sekolah dikemas dalam bingkisan berwarna kuning, yang identik dengan salah satu partai politik yang mengusung calon bupati.

Baca Juga  Hamzah Sidik: Kontrak P3K Guru Bukan Persoalan Norma, Tetapi Kebijakan Daerah

“Seharusnya kegiatan sosial seperti ini murni sebagai bantuan tanpa unsur politik. Kami berharap tidak ada kepentingan tertentu di balik program ini,” ujarnya, Kamis (6-3).

Ia pun meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gorontalo Utara untuk turun tangan guna memastikan tidak ada upaya politik terselubung dalam program tersebut.

Baca Juga  Apel Tanggap Bencana di Mapolda Gorontalo, Wujud Kesiapan Hadapi Cuaca Ekstrem

“Kami meminta Bawaslu untuk tidak tinggal diam dan segera menindaklanjuti dugaan ini,” tegasnya.

**Cek berita dan artikel terbaru kami dengan mengikuti saluran WhatsApp di :