Gotimes.id, Gorontalo Utara – Program pembagian makan bergizi gratis yang diduga dilaksanakan oleh Yayasan Rumah Nurul Ilmi di Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, menuai sorotan. Program ini diduga bermuatan politis karena bertepatan dengan tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gorontalo Utara.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan kekhawatirannya terhadap dugaan politisasi dalam program ini. Menurutnya, bantuan makanan bergizi yang diberikan kepada anak-anak sekolah dikemas dalam bingkisan berwarna kuning, yang identik dengan salah satu partai politik yang mengusung calon bupati.
“Seharusnya kegiatan sosial seperti ini murni sebagai bantuan tanpa unsur politik. Kami berharap tidak ada kepentingan tertentu di balik program ini,” ujarnya, Kamis (6-3).
Ia pun meminta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gorontalo Utara untuk turun tangan guna memastikan tidak ada upaya politik terselubung dalam program tersebut.
“Kami meminta Bawaslu untuk tidak tinggal diam dan segera menindaklanjuti dugaan ini,” tegasnya.