“Kami dari pemerintah desa tidak melakukan inventaris. Semua data koperasi dan lahan ada pada mereka,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Sekretaris Desa Hulawa menyampaikan bahwa baru-baru ini aparat kepolisian telah mendatangi pihak yang diduga terkait. Ia menyebut, intel kepolisian sempat datang ke rumah Kepala Desa Hulawa dan bertemu langsung dengan suaminya.
“Baru-baru ada intel kepolisian yang datang ke rumah kepala desa dan bertemu dengan suaminya,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Hulawa dan pihak koperasi yang disebut-sebut terkait belum memberikan klarifikasi atau tanggapan resmi atas keterangan Sekretaris Desa Hulawa. Awak media masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait untuk memperoleh konfirmasi dan memberikan ruang hak jawab.
Aktivitas pertambangan tanpa izin di Desa Hulawa sebelumnya dilaporkan telah menelan korban jiwa. Namun hingga kini, belum terlihat adanya penghentian aktivitas tambang maupun tindakan penegakan hukum secara terbuka dari Aparat Penegak Hukum (APH).
Awak media akan terus menelusuri legalitas koperasi, kepemilikan lahan, serta peran pemerintah dan aparat dalam pengawasan aktivitas pertambangan rakyat di Desa Hulawa.














