Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat lokal dalam pengelolaan dapur MBG agar program ini turut memberikan dampak ekonomi bagi warga sekitar.
Sementara itu, pihak pemerintah desa dan pengelola dapur MBG Desa Leboto menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi, di antaranya keterbatasan peralatan, kebutuhan dukungan anggaran operasional, serta kejelasan petunjuk teknis pelaksanaan program di tingkat daerah.
Hasil kunjungan tersebut, kata Gustam Ismail, akan menjadi bahan evaluasi dan pembahasan lebih lanjut di DPRD Provinsi Gorontalo, khususnya di Komisi IV, agar pelaksanaan program dapur MBG di Gorontalo Utara dapat berjalan optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Kunjungan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara legislatif, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyukseskan program strategis nasional di bidang peningkatan gizi dan kesehatan.












