Scroll untuk membaca artikel sob
Pasang Iklan
Prespektif

Menjaga Marwah Independensi: Mengapa Polri Harus Tetap di Bawah Presiden

×

Menjaga Marwah Independensi: Mengapa Polri Harus Tetap di Bawah Presiden

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua Bidang Hikmah Pemuda Muhammadiyah Gorontalo Utara (Gorut), Adrian Pianus. (Foto: Dok. Pribadi)
Wakil Ketua Bidang Hikmah Pemuda Muhammadiyah Gorontalo Utara (Gorut), Adrian Pianus. (Foto: Dok. Pribadi)

Pertama, objektivitas penegakan . Prinsip rule of law menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan . Jika berada di bawah kementerian, objektivitas tersebut rentan terganggu oleh dinamika dan kepentingan birokrasi.

Kedua, yang terpusat. memegang peran strategis dalam menjaga ketertiban umum dan dalam negeri yang beririsan langsung dengan stabilitas . Komando langsung dari memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan terkoordinasi, terutama dalam situasi darurat, tanpa harus melalui rantai birokrasi kementerian yang berlapis.

Baca Juga  Soal Pernyataan Permintaan Masyarakat hingga Alasan Cuti, Kejari Gorut Dikritik

Ketiga, pembelajaran dari sejarah. Pasca-, penguatan sebagai lembaga yang relatif mandiri merupakan bagian dari upaya menjauhkan aparat penegak dari pengaruh praktis. Amanat sejarah ini tidak boleh mundur hanya karena kepentingan restrukturisasi jangka pendek.

Muhammadiyah berpandangan bahwa tantangan utama Polri saat ini bukanlah soal posisi struktural, melainkan penguatan profesionalisme, , dan dalam menjalankan tugas.

Baca Juga  Proyek Jalan Nasional di Gorut Abaikan K3, AMMPD Pertanyakan Kinerja BPJN Gorontalo

“Dukungan kami agar Polri tetap berada di bawah adalah bentuk ikhtiar menjaga institusi kepolisian agar tetap menjadi milik , bukan alat kepentingan segelintir elite di kementerian,” ujar Adrian.

Mempertahankan Polri di bawah komando langsung Presiden merupakan langkah strategis untuk menjaga penegakan hukum dan kualitas . Dengan posisi tersebut, Polri memiliki legitimasi yang kuat untuk menjalankan fungsinya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat tanpa terikat oleh kepentingan politik jangka pendek yang kerap melekat pada jabatan kementerian.

Baca Juga  DPRD Sangihe Dinilai Berlebihan Soal Anggaran, TAPD Diminta Utamakan Rakyat Bukan Hubungan

Menjaga Polri tetap independen bukan hanya soal struktur kelembagaan, tetapi soal komitmen bersama dalam menegakkan hukum yang adil, objektif, dan berpihak pada kepentingan .

**Cek berita dan artikel terbaru kami dengan mengikuti saluran WhatsApp di :