Menurut Ayi, sikap Gubernur yang hanya menyuruh Bulog ke lapangan tanpa ikut menyaksikan langsung adalah bentuk pencitraan kosong. Ia mendesak Gubernur Gorontalo untuk hadir dan mendengar langsung keluhan petani.
“Kalau Gubernur memang berpihak pada petani, datang ke gudang Bulog. Lihat kenyataan di lapangan, temui para petani yang kecewa. Jangan hanya bersembunyi di balik perintah,” katanya.
Ia menuntut penyelesaian konkret, bukan janji, agar sistem distribusi dan pembelian hasil panen bisa berjalan transparan dan adil.
“Petani bukan korban kebijakan, mereka bukan alat politik, mereka butuh kejelasan, keadilan, dan kepastian. Hentikan sistem yang merugikan rakyat,” pungkas Ayi Waras.














