Scroll untuk membaca artikel sob
Pasang Iklan
DaerahKabupaten Gorontalo Utara

Dinas PMD Gorut Akui Kelebihan Pembayaran Honorarium Klinik Desa Ceria

×

Dinas PMD Gorut Akui Kelebihan Pembayaran Honorarium Klinik Desa Ceria

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Gorontalo Utara, Tamrin Monoarfa. (Foto: Istimewa)
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Gorontalo Utara, Tamrin Monoarfa. (Foto: Istimewa)

Gotimes.id, Utara – Dinas Pemberdayaan (DPMD) Kabupaten Utara mengakui adanya kelebihan pengelola Klinik Ceria sebesar Rp290 juta pada tahun 2023. Hal ini terjadi karena yang dilakukan kepada 56 pengelola Klinik Ceria tidak sesuai dengan Standar Biaya Masukan (SBM) yang tercantum dalam Peraturan Nomor 24 Tahun 2022. Kamis (28-11).

Baca Juga  Tradisi Adat Gorontalo Warnai Penyambutan Danrem Baru, Kapolda Turut Hadir

Para Ceria di 11 kecamatan menerima honorarium sebesar Rp2 juta per orang per bulan, meskipun SBM yang ditetapkan hanya Rp1,5 juta per orang per bulan. Kelebihan pembayaran ini dilakukan melalui transfer langsung ke rekening masing-masing pengelola melalui Kasda Online.

Surat Keputusan (SK) Nomor SK.49.II.2023 tentang Penetapan Honorarium Ceria, yang memuat tarif lebih tinggi, belum merujuk pada SBM yang sesuai. Meskipun dokumen pelaksanaan sudah menetapkan tarif sesuai SBM, SK tersebut menetapkan tarif lebih tinggi dengan alasan untuk mendukung operasional pendampingan dan pendataan lapangan.

Baca Juga  Polres Pohuwato Terima Kunjungan Karo Log dan Dir Samapta Terkait Penyesuaian Pamapta

Kepala , Tamrin Monoarfa,  mengakui adanya kelalaian dalam pengawasan dan verifikasi administrasi terkait ini.

Baca Juga  Absennya Kepala BKPP Gorut Saat Polemik PPPK Paruh Waktu, DPRD Geram dan Minta Mundur

“Iya, hasil audit BPK menunjukkan ada selisih Rp500 ribu antara standar biaya pada dan SK honorarium. Itu memang menjadi temuan BPK,” ujar Tamrin melalui pesan WhatsApp.

**Cek berita dan artikel terbaru kami dengan mengikuti saluran WhatsApp di :