Scroll untuk membaca artikel sob
Pasang Iklan
OpiniPrespektif

Arsad Tuna: Video Politik Uang Viral, Bawaslu Gorut Diam, Ada Apa?

×

Arsad Tuna: Video Politik Uang Viral, Bawaslu Gorut Diam, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini
Arsad Tuna. (Foto: Gotimes.id)
Arsad Tuna. (Foto: Gotimes.id)

Gotimes.id, Gorontalo Utara — Sekretaris DPC PKB Gorontalo Utara, Arsad Tuna, melayangkan pedas terhadap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gorontalo Utara. Ia menilai lembaga pengawas pemilu itu kembali menunjukkan sikap lalai dan tidak profesional menyikapi dugaan pelanggaran kampanye yang viral di media .

Video yang beredar luas menunjukkan dugaan praktik saat kampanye dialogis pasangan calon nomor urut 2, Thariq Modanggu dan Nurjana Yusuf, pada Selasa, 15 April 2025. Ironisnya, dugaan pelanggaran itu terjadi hanya sekitar lima meter dari kantor . Namun hingga kini, tak ada tindakan.

Baca Juga  Pilkada 2024: Drama, Dinasti, dan Dilema Demokrasi

“Ini bukan sekadar kelalaian, tapi bentuk pembiaran terang-terangan. Kejadiannya di depan mata, tapi Bawaslu seolah menutup mata,” ujar Arsad kepada wartawan, Rabu (16-4).

Baca Juga  Gubernur Dinilai Cuma Pencitraan, Ayi Waras Desak Temui Petani Langsung di Gudang Bulog

Arsad juga mempertanyakan peran jajaran pengawas di bawah Bawaslu, dari Panwascam hingga PKD. Menurutnya, kehadiran mereka dalam setiap kampanye justru nihil makna jika tak ada keberanian menindak pelanggaran.

“Panwas ada, PKD ada, tapi fungsi pengawasan hanya formalitas, diam seribu bahasa ketika ada indikasi pelanggaran,” tegas Arsad.

Tak hanya , Arsad memberi ultimatum. Ia menuntut Bawaslu segera mengambil tindakan paling lambat Kamis, 17 April 2025. Jika tidak, ia memastikan akan melaporkan komisioner ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Baca Juga  Ayi Waras: Klarifikasi Kedua Kadis DLH Soal Pohon Pontolo Dinilai Tak Teknis dan Abaikan Dampak Jangka Panjang

“Jangan sampai kelalaian ini jadi preseden buruk yang memicu Pemungutan Suara Ulang (PSU). Kami tidak akan diam,” pungkasnya

**Cek berita dan artikel terbaru kami dengan mengikuti saluran WhatsApp di :