Ia mengingatkan bahwa BPD bukan pelengkap penderita. Mereka punya peran vital sebagai pengawas. Saat rakyat menjerit, BPD harus berdiri bersama mereka, bukan bersembunyi di balik meja.
“BPD harus menunjukkan keberpihakannya bersama rakyat, atau diam membela tirani,” ujar Riry lantang.
Tak hanya itu, Riry menyebut citra Desa Buhu kini di ujung tanduk. Sorotan publik makin tajam. Jika tak ada langkah tegas, masyarakat luas akan menganggap bahwa kekerasan adalah hal biasa di desa ini.
“Ini soal harga diri desa. Jangan sampai Buhu dikenal karena pemimpinnya yang bertindak bak preman berseragam,” tegasnya.
Aliansi Ambungu bukan gerakan sembarangan. Mereka terdiri dari tokoh adat, pemuda, hingga aktivis sosial. Mereka bersatu membawa satu pesan: keadilan tak bisa ditawar!
“Aksi ini damai, tapi suara kami akan mengguncang. Kami akan membawa spanduk, poster, dan semangat untuk melawan ketidakadilan!” pungkas Riry.