GoTimes.id, Jakarta — Kepolisian Republik Indonesia (Polri) menyelenggarakan rapat koordinasi bersama Kementerian Pertanian, Perum Bulog, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Asosiasi Pabrik Pakan Ternak, serta Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Rapat ini digelar untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penguatan ekosistem pertanian jagung pakan ternak. Jumat (6-3).
Rakor yang berlangsung di Mabes Polri tersebut diikuti oleh seluruh gugus tugas Polda se-Indonesia secara daring. Kegiatan dipimpin oleh Karobinkar SSDM Polri selaku Wakil Posko Gugus Tugas Ketahanan Pangan, Brigjen Pol. Langgeng Purnomo.
Brigjen Langgeng menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini menjadi momentum evaluasi kinerja sekaligus konsolidasi strategi ke depan.
“Kami melaksanakan analisa dan evaluasi kinerja tahun sebelumnya. Indonesia berhasil tanpa impor jagung pakan ternak pada tahun 2025. Oleh karena itu, rakor ini kami laksanakan untuk memperkuat kolaborasi agar strategi tahun 2026 berjalan lebih baik,” ujar Brigjen Langgeng.
Pada sisi hulu, Polri berperan sebagai penghubung antara kelompok tani (Poktan) jagung dengan lembaga perbankan guna mengatasi kendala permodalan. Melalui skema pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang melibatkan Himbara, Polri memfasilitasi akses petani ke perbankan.
Implementasi program ini telah berjalan di sejumlah wilayah, di antaranya Polda Jawa Barat, tepatnya di Nagreg dan Ciamis. Di daerah tersebut, petani memperoleh akses kredit modal untuk kembali menanam serta memperluas lahan pertanian jagung.














