Ironisnya, bangunan tersebut baru dibangun pada tahun anggaran 2024, namun kerusakan sudah terjadi dalam waktu relatif singkat.
Ia mengaku telah menyampaikan laporan kondisi tersebut kepada Kepala Dinas Pariwisata, namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang signifikan.
“Sudah dilaporkan, tapi sampai hari ini belum ada perhatian serius,” ungkapnya.
Padahal, lanjut Mikdad, Pantai Monano merupakan salah satu destinasi unggulan di Gorontalo Utara yang ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun luar daerah serta berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Pantai Monano ini jelas menghasilkan PAD. Tapi justru yang mendapat anggaran malah Pantai Minanga. Ini yang perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” tandasnya.
Ia berharap Pemda Gorut segera mengambil langkah konkret agar fasilitas wisata di Pantai Monano kembali layak, aman, dan nyaman digunakan.














