“Jika kondisi ini terus dibiarkan, dampaknya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga akan diwariskan kepada anak cucu kita. Karena itu, diperlukan kesadaran bersama untuk menjaga alam Pohuwato agar tetap lestari,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Pohuwato menyampaikan apresiasi atas langkah Polres Pohuwato yang dinilai responsif terhadap keresahan masyarakat.
“Pemerintah daerah siap mendukung penuh upaya penertiban, khususnya di wilayah yang selama ini kerap terdampak banjir akibat aktivitas pertambangan ilegal,” kata Bupati.
Dukungan serupa turut disampaikan oleh unsur TNI, DPRD, Kejaksaan, Pengadilan Negeri, serta instansi teknis terkait. Seluruh pihak sepakat bahwa penertiban PETI harus dilakukan secara bertahap, komunikatif, dan mengedepankan dialog agar tidak menimbulkan konflik sosial di tengah masyarakat.













