“Penganugerahan ini bukan sekadar seremonial. Ini merupakan wujud apresiasi negara dan penghargaan tertinggi dari Bapak Presiden Republik Indonesia kepada anggota Polri yang telah menunjukkan kesetiaan, dedikasi, dan pengabdian tanpa cacat selama 8, 16, 24, dan 32 tahun,” ujar AKBP Busroni.
Ia juga menyampaikan bahwa tanda kehormatan yang disematkan di dada para personel merupakan simbol penghargaan institusi Polri atas loyalitas dan pengabdian sebagai Bhayangkara selama puluhan tahun, di tengah tantangan tugas yang semakin kompleks.
“Satyalencana yang disematkan di dada saudara adalah simbol bahwa institusi Polri menghargai loyalitas dan pengabdian saudara sebagai Bhayangkara. Di tengah dinamika kamtibmas dan tuntutan masyarakat yang semakin tinggi, menjaga dedikasi dan integritas bukanlah hal yang mudah,” tambahnya.
Kapolres berharap, penganugerahan tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel Polres Pohuwato untuk terus meningkatkan profesionalisme, kinerja, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi Polri.
Upacara penganugerahan berlangsung tertib dan penuh rasa bangga, sekaligus menjadi pengingat bahwa pengabdian tanpa cacat, integritas, dan loyalitas merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri, khususnya di wilayah hukum Polres Pohuwato.














