Ia menambahkan bahwa masa purna tugas bukan berarti selesai dalam kontribusi, melainkan menjadi awal pengabdian baru sebagai bagian dari masyarakat.
“Semoga semangat, dedikasi, dan integritas yang telah ditorehkan dapat terus menginspirasi seluruh personel Polri dalam melayani masyarakat, bangsa, dan negara,” lanjutnya.
Usai pelaksanaan prosesi Pedang Pora, kegiatan dilanjutkan dengan acara syukuran dan sesi foto bersama sebagai bentuk penghormatan atas perjalanan panjang pengabdian para purnawirawan Polri.
Dengan berlangsungnya kegiatan tersebut, Polda Gorontalo menegaskan komitmennya dalam menjaga tradisi dan penghormatan kepada personel yang telah mendedikasikan hidupnya untuk institusi dan bangsa.














