Selama tiga hari pelaksanaan, DPRD bersama jajaran pemerintah daerah akan membuka ruang dialog dan konsultasi publik. Berbagai isu pembangunan, pelayanan dasar, infrastruktur, hingga kebutuhan prioritas desa menjadi fokus pembahasan.
Kehadiran DPRD di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat komunikasi dua arah, sehingga kebijakan dan program pembangunan daerah benar-benar berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Motabi Kambungu Akbar di Desa Monano juga menjadi simbol komitmen DPRD untuk tidak hanya menjalankan fungsi legislasi dan penganggaran di ruang sidang, tetapi juga memastikan pengawasan berjalan langsung di lapangan.
Dengan keterlibatan aktif DPRD, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan akuntabilitas serta mempercepat tindak lanjut berbagai aspirasi masyarakat di Kabupaten Gorontalo Utara.














