GoTimes.id, Gorontalo Utara – Di tengah hiruk pikuk aktivitas warga yang masih setia menggerakkan roda ekonomi di Pasar Jajan Moluo, sebuah tekad perubahan mulai dinyalakan. Kawasan yang dikenal sebagai bagian dari “Kota Lama” di Kecamatan Kwandang itu akan segera ditata, bukan dengan anggaran besar, melainkan dengan semangat gotong royong.
Peninjauan langsung yang dilakukan Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, membuka fakta bahwa pasar tersebut tetap menjadi tumpuan masyarakat untuk berjualan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun di balik denyut ekonominya, kondisi pasar dinilai perlu sentuhan penataan agar lebih bersih, terang, dan tertib.
“Ini salah satu pusat kegiatan ekonomi masyarakat. Tempat ini harus kita percantik dan kita tata,” tegas Bupati. Minggu (1/3).
Menariknya, rencana penataan Pasar Jajan Moluo tidak tercantum dalam alokasi anggaran khusus di OPD maupun APBD tahun berjalan. Namun hal itu tidak menyurutkan niat pemerintah daerah.
Bupati menyatakan, langkah pembenahan akan dilakukan melalui sistem gotong royong, sebagaimana yang pernah diterapkan di Molingkapoto.
Pengecatan ulang, pemasangan lampu penerangan, penataan kebersihan, hingga perbaikan bertahap akan dilakukan secara kolektif dengan melibatkan masyarakat.













