GoTimes.id, Gorontalo Utara — Kepala Dinas Kesehatan Gorontalo Utara, dr. Sri Fenty N. Sagaf, meminta agar rencana perjalanan dinas Kepala Puskesmas se-Gorontalo Utara ke Jakarta tidak diberitakan. Permintaan tersebut disampaikan saat awak media melakukan konfirmasi.
Menurut dr. Sri Fenty, perhatian terhadap rencana perjalanan dinas Puskesmas dinilai tidak sebanding dengan perjalanan dinas unit lain di yang disebut memiliki nilai anggaran jauh lebih besar.
“Saya menyarankan ini tidak dimuat. Terus terang saya agak kecewa kalau ini dimuat. Ada unit lain yang perjalanan dinasnya bahkan sampai miliaran, tapi tidak pernah menjadi perhatian,” kata dr. Sri Fenty, saat memberikan penjelasan.
Ia menjelaskan bahwa rencana perjalanan dinas Kepala Puskesmas tersebut berkaitan dengan program penguatan Posyandu yang kini mencakup enam Standar Pelayanan Minimal (SPM). Implementasi enam SPM Posyandu di daerah, kata dia, belum sepenuhnya berjalan sehingga diperlukan studi banding.
“Posyandu sekarang sudah ada enam SPM. Di daerah kita belum sepenuhnya berlaku, masih dalam tahap penyesuaian. Karena itu ada rencana visiting study,” ujarnya.
Selain itu, agenda perjalanan ke Jakarta juga direncanakan untuk konsultasi terkait Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Beberapa kementerian yang menjadi tujuan antara lain Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kesehatan, apabila waktu memungkinkan.














