Scroll untuk membaca artikel sob
Pasang Iklan
DaerahKabupaten Gorontalo Utara

Tak Ada Anggaran, Perubahan Wilayah Tambang Rakyat di Gorut Terancam Gagal

×

Tak Ada Anggaran, Perubahan Wilayah Tambang Rakyat di Gorut Terancam Gagal

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi (Foto: AI/Gotimes.id)
Ilustrasi (Foto: AI/Gotimes.id)

Gotimes.id, – Peluang emas untuk melakukan perubahan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) yang dibuka oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tahun ini justru menghadapi kendala besar di Kabupaten . Tidak adanya yang disediakan oleh menjadi batu sandungan utama dalam pengusulan WPR. Sabtu (15-2).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten , Tamrin Sirajudin, mengungkapkan bahwa perubahan WPR merupakan kesempatan langka. Biasanya, Menteri ESDM hanya meminta usulan setiap lima tahun sekali, tetapi tahun 2025 ini, pusat membuka peluang bagi seluruh provinsi untuk mengajukan perubahan.

Baca Juga  Momentum HUT RI ke-80 di Gentuma, Robinson Puluhulawa Bacakan Proklamasi Merdeka

“Ini adalah kesempatan yang harus dimanfaatkan. provinsi melalui Dinas ESDM meminta masukan dari kabupaten/kota untuk mengusulkan WPR. Namun, ini bukan sekadar mengusulkan saja, melainkan membutuhkan pekerjaan teknis yang memerlukan , tenaga, dan pikiran,” ujar Tamrin melalui sambungan telepon.

Baca Juga  DPRD Gorontalo Utara Gelar Reses Masa Sidang Ketiga Mulai 26 Agustus

Tamrin menjelaskan bahwa salah satu penting dalam pengusulan WPR adalah pemetaan wilayah atau pemetaan eksisting. Proses ini memerlukan tracking minimal 14 hari, yang tentu saja membutuhkan biaya. Sayangnya, hingga saat ini, tidak ada yang dialokasikan oleh Pemerintah Kabupaten untuk mendukung pekerjaan teknis ini.

Baca Juga  Dandim 1314/Gorut Bagikan Beras dan Bendera di Gerakan Pangan Murah Sumalata

“Dinas-dinas terkait seperti DLH maupun PUPR seharusnya melakukan pemetaan dan pembuatan SHP (shapefile) sebagai bagian dari dokumen pengusulan WPR. Namun, tanpa anggaran, pekerjaan ini akan sulit terealisasi,” tambahnya.

**Cek berita dan artikel terbaru kami dengan mengikuti saluran WhatsApp di :