“Saya berharap UMKM ini diberdayakan secara serius untuk menunjang pertumbuhan ekonomi lokal,” ujarnya.
Ridwan juga menyoroti pentingnya kemudahan akses bantuan dan program pemberdayaan UMKM. Menurutnya, pemerintah daerah perlu mengarahkan intervensi anggaran secara lebih fokus, terutama pada stimulus permodalan dan pembinaan usaha.
“Pemerintah perlu memberi intervensi anggaran yang jelas, baik dalam bentuk modal usaha maupun pendampingan, agar UMKM bisa bertahan dan berkembang,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia meminta pemerintah turun langsung ke lapangan untuk mendengar keluhan pelaku UMKM, sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas agar produk lokal mampu bersaing.
Ridwan mengaitkan hal tersebut dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Gorontalo Utara, Thoriq Modanggu dan Nurjanah Hasan Yusuf, yang menargetkan peningkatan kualitas pembangunan ekonomi lokal yang inklusif.
“Ini sejalan dengan visi kepala daerah. Potensi UMKM, khususnya di depan Kantor Bupati, sangat besar jika dikelola dengan baik dan terarah,” pungkasnya.













