Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sangihe, Franky Natingkaseh, mengakui bahwa saat ini pihaknya belum memiliki tenaga SDM yang memadai untuk menangani uji sampel secara mandiri.
“Kami tidak memiliki dokter hewan dan SDM lainnya yang dibutuhkan. Kalau soal infrastruktur, kami punya dua unit laboratorium, hanya saja SDM belum tersedia,” jelas Franky saat ditemui usai Rapat Paripurna di DPRD Sangihe, Kamis (10-7).
Ia menambahkan, pihaknya sudah mengusulkan formasi tenaga medis hewan dalam seleksi CPNS. Namun, tidak ada pelamar yang lolos passing grade untuk posisi tersebut.
“Jika kebutuhan SDM ini bisa terpenuhi, maka peluang PAD dari sektor peternakan bisa kami maksimalkan,” tandasnya.