“Kehormatan sejati bukan pada posisi, tapi pada manfaat yang ditinggalkan,” ujarnya.
Ia menyebut para pahlawan berjuang untuk generasi yang belum lahir, sehingga kemerdekaan menjadi ajaran moral, bukan sekadar sejarah.
Di masa kini, katanya, perjuangan tidak lagi menggunakan senjata, namun diwujudkan melalui ilmu, empati, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia juga menyitir semangat pembangunan melalui Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto, mulai dari ketahanan nasional, pendidikan, kesehatan hingga pemerataan pembangunan sebagai bentuk kelanjutan cita-cita kemerdekaan.
Menutup amanatnya, ia menyerukan agar semangat perjuangan tidak berhenti pada seremoni.
“Kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak padam dengan bekerja, bergerak, dan berdampak,” pungkasnya.
Upacara kemudian ditutup dengan penghormatan kepada bendera Merah Putih dan doa bersama untuk para pahlawan.












