Ia menambahkan, Jenderal Sigit dinilai selalu hadir sebagai problem solver di tengah kebuntuan yang sering dialami kaum buruh dalam memperjuangkan hak-haknya.
“Karena selalu memberikan problem solving dan hadir di tengah kebuntuan untuk mendapatkan solusi,” jelasnya.
Penghargaan dari ITUC tersebut dianggap layak diterima oleh Kapolri, mengingat kontribusinya dalam menjaga harmoni antara aparat keamanan dan kalangan buruh selama ini.