Scroll untuk membaca artikel sob
Pasang Iklan
DaerahKabupaten Gorontalo Utara

Penanganan Limbah Tak Terkontrol, Program MBG di Gorut Berpotensi Timbulkan Masalah Baru

×

Penanganan Limbah Tak Terkontrol, Program MBG di Gorut Berpotensi Timbulkan Masalah Baru

Sebarkan artikel ini
Aktifis Lingkungan, Anto Margarito. (Foto: Dok. Pribadi)
Aktifis Lingkungan, Anto Margarito. (Foto: Dok. Pribadi)

“Ancaman dari kegiatan Makanan Bergizi Gratis sangat jelas berdampak langsung terhadap secara luas (ekosistem, tanah, air, udara), dan itu adalah substansi yang sekiranya tidak perlu kaku memahami kedua aturan tersebut.” jelas Anto.

Melansir dari Pikiran Rakyat, Kementerian Hidup (Kemen LH) sudah mewanti-wanti agar setiap gizi memiliki Instalasi Pengolahan Air (IPAL) yang mumpuni. Jangan sampai, niat baik memberi gizi justru mencemari .

Baca Juga  Daftar Panjang Usulan Warga Bulontio Timur Muncul di Reses Evlin Sunge

Dalam teknis dan pengendalian, tugas tersebut sudah menjadi tugas utama Dinas Lingkungan Hidup () untuk membantu pemerintah daerah (bupati/wali kota) dalam mengelola dan melestarikan lingkungan hidup, termasuk perumusan kebijakan, pengendalian , pengelolaan sampah dan , serta edukasi dan pembinaan .

Baca Juga  Camat Anggrek Pimpin Upacara HUT RI ke-80 Tingkat Kecamatan di Lapangan Desa Tolongio

Sebelumnya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Utara, Tamrin Sirajudin, mengungkapkan bahwa kegiatan wajib mengantongi lingkungan.

Baca Juga  Pabrik Pakan hingga RPHU Hadir dalam Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Gorontalo Utara

“Seharusnya kami tahu lokasinya di mana saja, kami verifikasi lapangan, verifikasi IPAL-nya, dan kaji dokumen lingkungannya. Tapi ini tidak ada,” ujar Tamrin pada Kamis, 30 Oktober 2025.

**Cek berita dan artikel terbaru kami dengan mengikuti saluran WhatsApp di :