GoTimes.id, Kepulauan Sangihe – Salah satu pelaku usaha sektor perikanan Kabupaten Kepulauan Sangihe, Dominggus mendorong pemerintah daerah untuk dapat membuka lagi peluang ekspor ikan ke Philipina.
Dominggus sendiri merupakan pelaku ekspor pertama di Sangihe yang membawa langsung ikan ke General Santos (Gensan) Philipina pada tahun 2023.
“Kami berharap agar pemerintah daerah dapat membuka kembali atau mempercepat peluang ekspor ikan, karena sudah cukup lama sejak kami melakukan ekspor perdana. Harus berkelanjutan ekspor yang dilakukan kemarin,” ungkapnya. Rabu (24-9).
Berbicara potensi kata Dominggus, pastinya Sangihe kaya akan potensi tersebut apalagi ikan tuna. Dan pihak Philipina sampai saat ini menunggu kelanjutan ekspor tersebut.
“Hanya saja terkendala dengan regulasi yang ada di negara kita ini. Namun saya bermohon agar ada kebijakan khusus, walaupun ada kekurangan dokumen namun demi kebijakan peningkatan ekonomi ekonomi masyarakat nelayan,” harapnya.
Dalam artian kata Dominggus, sambil jalan. Kegiatan ekspor jalan, begitu juga dengan persoalan regulasi dan dokumennya. Pengalaman ekspor perdana kemarin, ia mengatakan pihaknya disambut dengan baik oleh pemerintah Gensan Philipina selama tujuh hari, dapat perlakuan khususlah.
“Pasalnya sejak jaman nenek moyang, kegiatan antar Sangihe dengan Gensan ini ilegal. Makanya dengan kerjasama yang terjadi, mereka menyambut dengan antusias,” ujarnya.













