Scroll untuk membaca artikel sob
Pasang Iklan
BeritaNasional

MBG Dinilai Lebih Menguntungkan Pengusaha daripada Anak Sekolah

×

MBG Dinilai Lebih Menguntungkan Pengusaha daripada Anak Sekolah

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi logo Badan Gizi Nasional (Foto: Tangkapan layar laman bgn.go.id)
Ilustrasi logo Badan Gizi Nasional (Foto: Tangkapan layar laman bgn.go.id)

Ia mencontohkan, jika margin Rp2 ribu per porsi dengan layanan 3.000 porsi, keuntungan yang diperoleh bisa mencapai Rp150 juta per bulan atau Rp1,8 miliar per tahun.

Untuk memperpendek rantai distribusi, Prof Agus mengusulkan dua alternatif. Pertama, memanfaatkan kantin sekolah agar makanan lebih segar, terkontrol, sekaligus memberdayakan UMKM sekitar sekolah. Kedua, menyalurkan dana secara tunai kepada siswa dengan panduan teknis dari BGN.

Baca Juga  Ekonomi Tumbuh di Tengah Lemahnya Daya Beli

“Biarkan orang tua menyiapkan bekal untuk anak-anaknya. Guru dapat ikut mengawasi di sekolah. Jika anak tidak membawa bekal, orang tua bisa diberi peringatan,” katanya.

Baca Juga  Patroli Humanis Ops Damai Cartenz-2025, Warga Oksibil Merasa Aman dan Nyaman

Prof Agus menekankan, mekanisme semacam ini bisa menghindari praktik rente dan menyalurkan manfaat program secara lebih tepat.

“Masih belum terlambat, mari kita perpendek rantai distribusi agar lebih efektif dan hilangkan cara-cara kotor memburu rente. harus benar-benar Makan Bergizi Gratis bagi siswa,” pungkasnya.