Meski demikian, ia mengakui bahwa rencana perjalanan dinas tersebut belum sepenuhnya final. Hingga kini, masih dilakukan konsultasi administratif, termasuk pengurusan surat-menyurat dan konfirmasi kesediaan kementerian untuk menerima kunjungan.
“Ini masih konsultasi. Kita tidak bisa ujug-ujug datang ke kementerian tanpa kepastian diterima,” ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Dinas menyayangkan apabila rencana perjalanan dinas ini menjadi perhatian publik. Ia menilai perhatian yang muncul terhadap Dinas Kesehatan dan Puskesmas tidak sebanding dengan perjalanan dinas di unit lain yang disebut memiliki anggaran jauh lebih besar.
“Ada unit lain yang perjalanan dinasnya bahkan melampaui, sampai miliaran, tapi tidak menjadi perhatian,” katanya.
Ia menambahkan, perhatian publik terhadap perjalanan dinas Puskesmas dinilai tidak mempertimbangkan beban kerja tenaga kesehatan yang sehari-hari berhadapan langsung dengan persoalan pelayanan kesehatan masyarakat.
“Kasihan teman-teman di Puskesmas. Mereka ini setiap hari menghadapi persoalan pelayanan kesehatan di lapangan,” pungkasnya.














