Scroll untuk membaca artikel sob
Pasang Iklan
DaerahKabupaten Boalemo

Dari Laut untuk Kehidupan: Cerita FGD Tim Ekspedisi Patriot IPB University di Paguyaman Pantai

×

Dari Laut untuk Kehidupan: Cerita FGD Tim Ekspedisi Patriot IPB University di Paguyaman Pantai

Sebarkan artikel ini
Dari Laut untuk Kehidupan: Cerita FGD Tim Ekspedisi Patriot IPB University di Paguyaman Pantai. (Foto: Ist)
Dari Laut untuk Kehidupan: Cerita FGD Tim Ekspedisi Patriot IPB University di Paguyaman Pantai. (Foto: Ist)

Namun, besar itu belum sepenuhnya tergarap. Keterbatasan fasilitas tangkap, akses permodalan, hingga fluktuasi harga ikan masih menjadi tantangan utama.
Dalam forum, para peserta sepakat bahwa solusi jangka panjang harus bertumpu pada kelembagaan, penguatan BUMDes dan koperasi , serta pendampingan berkelanjutan agar rantai nilai semakin efisien.

🌊 Ketika Masyarakat Berbicara, Kami Belajar

FGD dipandu oleh Ahmad Darmawan dan Laila Ramadini sebagai moderator, yang memastikan seluruh suara dan masyarakat mendapat ruang untuk didengar.
“Kami ingin mendengar langsung cerita dari masyarakat. Dari pengalaman mereka, kita bisa memahami bagaimana mereka mengelola laut, menghadapi tantangan, dan menjaga tradisi gotong royong,” tutur Ahmad Darmawan.

Baca Juga  Wakapolda Gorontalo Buka Coaching Clinic Bidlabfor Polda Sulut

Suara-suara mengalir jujur — tentang perahu yang harus berlayar lebih jauh, harga ikan yang naik-turun, dan strategi bertahan hidup dari laut.
Bagi tim University, pembelajaran terpenting justru terletak pada semangat kebersamaan, kemandirian, dan rasa tanggung jawab masyarakat terhadap laut mereka sendiri.

Baca Juga  Biro Operasi Polda Gorontalo Supervisi Operasi Pekat Otanaha II–2025 di Polres Bone Bolango

🌊 Penutup: Dari Laut, Harapan Itu Tumbuh

ini bukan hanya tentang penelitian, tetapi tentang membangun jembatan antara ilmu dan kehidupan nyata.

Baca Juga  Operasi Bibir Sumbing Gratis bagi Anak Meriahkan Hari Bhayangkara ke-79 oleh Polda Gorontalo

Pantai mengajarkan bahwa kesejahteraan bisa lahir dari laut, jika semua pihak bersedia mendengar, bekerja bersama, dan menjaga sumber daya yang menjadi napas kehidupan mereka.

**Cek berita dan artikel terbaru kami dengan mengikuti saluran WhatsApp di :