Menurutnya, kehadiran prodi tersebut menjadi peluang besar bagi daerah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga dokter spesialis, yang selama ini masih menjadi tantangan, terutama di kabupaten/kota.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, lanjut Thariq, berkomitmen menyiapkan sumber daya manusia (SDM) lokal untuk mengikuti pendidikan tersebut. Minimal satu dokter akan dipersiapkan untuk menempuh pendidikan spesialis, khususnya pada bidang Anestesiologi dan Terapi Intensif.
Langkah ini diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan rujukan serta meningkatkan kualitas penanganan pasien di rumah sakit daerah.












