GoTimes.id, Gorontalo Utara – Anggota Komisi III DPRD Gorontalo Utara dari Fraksi NasDem, Mikdad Yeser, mendesak Pemerintah Daerah Gorontalo Utara melalui Dinas Pariwisata agar segera melakukan penghapusan aset serta perbaikan bangunan cottage (kotex) di kawasan wisata Pantai Monano yang dinilai sudah tidak layak digunakan wisatawan.
Desakan tersebut disampaikan menyusul kondisi sejumlah unit kotex yang mengalami kerusakan cukup parah dan berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung.
Legislator daerah pemilihan Anggrek–Monano itu mengungkapkan, berdasarkan penjelasan Kepala Dinas Pariwisata Gorut, Robin Daud, proses penghapusan aset harus dilakukan terlebih dahulu sebelum pembangunan atau perbaikan lanjutan bisa direalisasikan.
“Alasan kotex itu dirobohkan karena memang sudah tidak layak ditempati oleh pengunjung yang ingin menginap. Kerusakannya cukup serius,” ujar Mikdad, Selasa (20/1).
Ia merinci, kerusakan bangunan meliputi tangga kayu yang telah rapuh, tiang penyangga yang mulai miring, hingga atap yang mengalami kebocoran. Bahkan terdapat satu unit kotex yang bagian atapnya copot tepat di tengah bangunan.
“Kalau atap itu tidak segera diganti, kerusakannya akan semakin parah. Dikhawatirkan plafon dan lantai ikut rusak karena air langsung masuk ke dalam bangunan,” jelasnya.
Menurut Mikdad, seluruh bangunan kotex tersebut berbahan dasar kayu yang sangat rentan terhadap hujan dan panas matahari. Jika dibiarkan, kayu akan cepat lapuk dan berisiko membahayakan keselamatan wisatawan.














