Bupati menjelaskan, seluruh program tersebut dirancang tidak berjalan sendiri-sendiri, melainkan terintegrasi dalam satu gerakan pembangunan berbasis kolaborasi lintas sektor.
“Kegiatan ini bukan hanya pelayanan terpadu, tetapi juga integrasi program pemerintahan daerah yang dilaksanakan secara bersamaan,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung pelaksanaan program daerah, termasuk kerja sama pemanfaatan lahan HTI yang kini mencapai 27 hektare.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada pihak CSR Infinity Alam Lestari atas dukungan penyediaan lahan yang disebut mencapai 10 hingga 100 hektare untuk mendukung pengembangan program pertanian dan peternakan.
Tak hanya itu, kolaborasi juga melibatkan perguruan tinggi melalui program KKN yang disinergikan dengan gerakan “Mopomulo” atau menanam. Bupati menekankan bahwa makna menanam tidak hanya sebatas penanaman pohon, tetapi juga menanam nilai, akhlak, dan semangat membangun daerah.














